Event Kopi Koe: KUPAS KOPI "BARISTA HOME"
Membuat Kopi ala Cafe Di Rumah. Acara : 1. Mengenal Alat Manual Brewing, 2. Sajian Kopi Rumahan
Event Kopi : Jakarta Brew Champ 2012 (JBC2012)
Jakarta Manual Brewing atau event membuat kopi dengan menggunakan alat manual (tanpa listrik) untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh cikopi dan Triple Nine event orgaizer
KOPI TRIP IN BANDUNG
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
q=90/w=650/h=366=1KOPIKOE di Kebun KOPI CIWIDEI
Memang sedikit berbeda dengan trip yang orang lain biasa lakukan. Yak inilah kami sebuah komunitas kopi, berawal dari obrolan yang sering kami lakukan di KOMPI (Markas besar KOPI KOE) yang kebanyakan dari kita sangat penasaran ingin melihat/berkunjung langsung ke kebun kopi
Tuesday, February 5, 2013
Saturday, January 12, 2013
GOES TO JAK BREW CHAMP
Jakarta Manual Brewing atau event menyeduh
kopi dengan menggunakan alat manual (tanpa listrik dan tanpa ampas kopi) untuk pertama kalinya
diselenggarakan oleh cikopi dan Triple Nine event orgaizer.
Perlombaan ini peserta diperbolehkan menggunakan 3 alat manual brewing : aeropress, french
press, dan pour over dengan juri – juri yang sudah berpengalaman dalam
mencicipi kopi (cupping).
Mendengar kabar yang diumumkan oleh Tony
Wahid melalui blognya, kami sangat antusias untuk turut berpartisipasi dalan
event ini, namun di markas kami dari 3 alat yang dilombakan hanya tersedia
French Press sedangkan keinginan kawan – kawan KOPI KOE ada yang tertarik
dengan Pour Over dan juga Aeropress.
Waktu yang tersisa hanya tinggal satu
minggu menjelang lomba manual brewing ini, aditya baru memulai
latihannya di Kopi Dimana? Yang terbuka lebar kepada kami untuk belajar.
Sedangkan Awan Koespriadi juga yang baru saja turun gunung kembali memulai
latihannya di Cangkir Coffee ditempat dia bekerja sekarang. Dan Tre bersama Andika baru beberapa kali mencari takaran dan grounding size yang pas di Kompi (Markas Besar KOPI KOE).
Dan tibalaaahh.. pada harinya, Jakarta Brew
Champ 2012. Dari markas besar KOPI KOE, kami berempat, adit,andika, awan dan Tre. Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk pertandingan seperti
gelas, saucer, thermometer, gelas takar, sendok kopi, teko angsa, dan lain –
lainnya.
EX Plaza, sesampainya disana suasana masih
tampak santai, penyelenggara masih menunggu registrasi ulang. Dan benar dugaan, nama kita berempat tidak terdaftar di penyeleggara event
dengan alasan “seharusnya setelah registrasi lewat email kita harus telepon panitia JCB”. Ohh itu
memang tidak kami telpon setelah registrasi lewat email. Karena kami yang terlanjur niat untuk acara ini
sesekali kami mendatangi penyelenggara event dan akhirnya kami pun dijadikan peserta cadangan,
jika ada peserta yang telah registrasi namun tidak berkenan hadir pada saat
acara. Selanjutnya waktu terus mengalir dan 30 menit sebelum pertandingan para
peserta diberikan kesempatan untuk latihan mencoba alat – alat yang akan
dipakai yang telah disediakan oleh EO. Sedangkan kami masih galau karena
panitia penyelenggara masih menunggu peserta yang akan datang. Beberapa menit sebelum
pertandingan dimulai barulah kami dipanggil oleh panitia untuk menggantikan peserta
yang berhalangan hadir. Dengan nomor urut yang terpisah – pisah karena
menggantikan nomor registrasi peserta yang tidak hadir, sebenarnya ini menjadi
keuntungan bagi kami karena keterbatasan alat yang kita miliki dan disini kita
bisa saling bergantian alat yang kami bawa. Hehe..
Satu demi satu diantara
kami berempat mulai bertanding, suasana pun semakin gemetar ketika para juri
mulai mencicipi kopi yang kami buat. Disini tidak hanya urusan pembuatan kopi
tapi mental pun diuji, betapa tidak, peserta pertandingan selain
kami adalah barista – barista dari kedai kopi ternama, bahkan ada juara 2 asia
barista pula. Hingga babak penyisihan selesai dan panitia lomba pun mengumumkan
6 besar peserta yang akan lolos seleksi ke final. Andika adalah salah satu dari
kami yang akan bertanding di final. Kemudian dari 6 besar tersebut peserta
bertanding kembali dan semua peserta diwajibkan menggunakan French Press dan
kopi yang dipakai Toraja Sapan, kopi yang menang lelang Kopi 2012 di Bali. Kami
hanya memberikan semangat dan motivasi kepada kawan kami yang lolos satu –
satunya ini.
Dan dengan ketenangan dan
teknik membuat kopi yang konsisten dari babak penyisihan, Andika mulai membuat
kopi dengan French Press secara perlahan dengan waktu yang disediakan 15 menit.
Hingga 6 besar peserta selesai semua kami mulai dag dig dug menunggu Juri
menyebutkan nama Juara 1 sampai 3. Juri mulai menyebut juara 2 ada Ajeng dari
Starbuck, lalu kami semakin gemetar menyisakan 2 pesrta yakni Andika disebelah
kiri juri dan B. Pras disebelah kanan juri. Dan akhirnya juri mengangkat tangan
sebelah kirinya. Yakkk.. Andika dari KOPI KOE pemenangnya.
Berikut adalah takaran dan
cara penyeduhan yang Andika pakai :
Alat Brewing : Frenchpress
Takaran : 15gr : 200ml
Suhu
air : 90 derajat
Ground
size : Medium
Cara brewing :
1. Basahi dinding frenchpress dan gelas untuk kopi.
2. Masukan bubuk kopi 15gr atau sesuai selera takaran yang diinginkan.
3. Basahi bubuk kopi dan diamkan 15-20 detik.
4. Tuangkan air dengan mengelilingi bagian kopi sampai rasio air yg diinginkan terpenuhi.
Cara brewing :
1. Basahi dinding frenchpress dan gelas untuk kopi.
2. Masukan bubuk kopi 15gr atau sesuai selera takaran yang diinginkan.
3. Basahi bubuk kopi dan diamkan 15-20 detik.
4. Tuangkan air dengan mengelilingi bagian kopi sampai rasio air yg diinginkan terpenuhi.
5. Tunggu sampai 3 menit agar proses
pemasakan/seduhan bubuk kopi lebih merata dan sempurna.
5. Setelah Lalu aduk sebelum di tekan untuk hasil lebih maksimal atau bisa langsung ditekan.
Dari kami, terimakasih
untuk semua kawan – kawan KOPI KOE, pihak penyelenggara, dan orang – orang yang
membantu dalam persiapan acara JBC.5. Setelah Lalu aduk sebelum di tekan untuk hasil lebih maksimal atau bisa langsung ditekan.
Tuesday, December 18, 2012
Jalan jalan sambil belajar ngopi
“TRIP KOPI”, memang sedikit
berbeda dengan trip – trip yang orang
lain biasa lakukan. Yak inilah kami
sebuah komunitas kopi, berawal dari obrolan yang sering kami lakukan di
KOMPI (Markas besar KOPI KOE) yang kebanyakan dari kita sangat penasaran ingin
melihat/berkunjung langsung ke kebun kopi. Kunjungan ke kebun kopi sebenarnya sudah lama kita canangkan, sekitar
setahun yang lalu kita sudah meniatkan ini. Sudah banyak juga beberapa kawan -
kawan pemilik perkebunan kopi dan pengusaha kopi yang meminta untuk mengunjungi
kebun kopinya Dan pada akhirnya kami
memilih untuk berkunjung yang lebih dekat dari markas kami. Tentunya tidak hanya perkebunan kopi saja yang kita
kunjungi, kedai – kedai kopi di Bandung pun sudah banyak dan beragam. Kecintaan kepada minuman kopi inilah membuat kami mempelajari seluk
beluk dan pengetahuan kopi. Kopi memang begitu sensitif, sedikit salah
penanaman, pengolahan sampai penyajian akan membuat cita rasa kopi yang tidak
khas. Inilah keingintahuan kami untuk berkunjung ke kebun kopi.
Meminimalisir waktu yang hanya dua hari kami memanfaatkan hari weekend dan
keberangkatan malam hari agar teman - teman yang ikut trip dapat bekerja
kembali di hari kerja. Disaat bulan mencapai pucuk langit sekitar pukul 23.00 wib kita memulai keberangkatan
dari Jl. Srikandi Jakarta timur menggunakan mobil AVP dengan pasukan 8 orang.
Dan
perjalanan pun berlangsung, suasana
dini hari perjalanan sudah mulai terasa dingin angin pagi mengagetkan badan yang
tak biasa di Jakarta. Pom bensin lah tempat untuk kita istirahat karena supir kita hanya
satu orang (hehe.. @masMbenny). Setelah
istirahat dirasa cukup ba'da shubuh kami melanjutkan perjalanan ke
Ciwidey. Tak lama jalanan pun sudah mulai naik dan berlikuk - likuk.
Pemandangan alam dari perbukitan, sawah, perkebunan teh sungguh menyegarkan
mata pagi hari di Ciwidey. Sekitar pukul 07.00 wib sudah sampailah waktunya
untuk sarapan pagi, mencari nasi uduk dan mencari kabar dari tuan rumah kebun
selanjutnya. Dan kabar dari bang Acong (orang yang akan menemani ke perkebunan
kopi akan samapai di ciwidey pukul 13.00. Karena bang Acong sendiri bertempat tinggal di Bandung. Untuk mengisi
waktu, maka sangat sayang jika kita tidak mampir ke kawah putih Ciwidey karena tidak jauh
untuk pergi kesana. J
Untuk masuk ke kawah putih
dapat langsung menggunakan mobil pribadi lansung dengan membayar Rp.
280.000/mobil atau menyewa angkot Rp. 25.000/orang.
1. Kita Ngopi di KOPI IRENG
2. Kita Ngopi di Kopi-Q
3. Kita Ngopi di Paris Van Java (PVJ)
Wednesday, November 7, 2012
Profile KOPI KOE
Komonitas pecinta kopi nusantara, yang lebih dikenal dengan KOPI KOE adalah sebuah wadah komunitas yang didalamnya berkumpul orang-orang yang suka minum kopi.
Komunitas yang dijadikan sebagai tempat berkumpul, belajar dan bertukar pikiran untu lebih mengenal berbagai macam kopi nusantara demi menambah pegetahuan.
Berawal dari ide pemikiran & inisiatif beberapa orang yang sangat suka minum kopi dan mengajak teman-teman lainnya untuk berkumpul dan bertukar pikiran dalam kopdar pertama pada awal tahun 2010 maka terbentuklah KOPI KOE Dan dideklarasi tahun 2011.
Untuk mencapai tujuan komunitas maka kami membentuk sebuah kepengurusan yang didalamnya terdapat :
KETUA : BUDI RIYANTO (0325.001)
SEKRETARIS : M. FUAD SHOIM (0325.003)
BENDAHARA : TRI IKHWAN (0425.004)
HUMAS : AWAN KUSPRIYADI (0325.0005), ANDIKA (0325.007)
PENGEMBANGAN : ADITYA DS (0325.009), HERDIKA BENY(0325.014)
KOPDAR : HADI MARDIANSAH (0325.012)
SURVAY : RAHMAT M (0325.011)
Di dunia, indonesia menghasilkan kopi-kopi dengan kualitas yang sangat terkenal didunia dengan cita rasa yang unik dan berbeda-beda dari setiap daerah penghasilnya seperti gayo (aceh), mandaling, lintong (sumut), toraja (sulawesi), java, bali sampai wamena (papua) yang bisa kita kenal dengan sebutan kopi nusantara.
Dahulu kegiatan ngopi diangap hanya pantas dilakukan oleh orang-orang tua, tapi kini angapan itu sudah tidak relevan lagi, ini bida dibuktikan dengan banyaknya tempat-tempat ngopi yang mudah kita temui dimana saja selalu padat dikunjungi kaum muda baik untuk sekedar kumpul-kimpul atau diskusi tentang tugas sekolah sampai kepada pekerjaan. Sampai ada istilah yang beredar saat ini “ kalau anak muda tidak ngopi berarti dia tidak gaul”.
Salam kopi koe
Satu rasa senikmat dan semantap kopi kita
Kemanapun kita melangkah. Dimanapun kita singgah, Disitu kita ngopi......................
Sekretariat Komunitas Pecinta Kopi Nusantara (KOMPI)
Jl. Remaja, Komplek Srikandi No.83, Rt 07 Rw 03, Jatinegara Kaum Jakarta Timur, 13120
P/M : 0821 1165 1626,
email : kopikoe@gmail.com, http://kopikoe0325.blogspot.com
Tentang KOPI KOEThursday, November 1, 2012
COFFEE CUPPING TEST
Coffee Sumatera VS Coffee Bali Kintamani Bean
Berlatih melakukan penilaian karakteristik pada sedupan secangkir kopi tubruk
dengan ukuran cupping 20gr/ 200 ml, 90 C. Untuk mengetahui : Sifat keasaman (acidity), Body, Prisa (flavor)
1. Belajar dari biji sampai Sentuhan rasa
Menilai dari Biji Kopi yang telah disangrai (Roasted Beans) : Type, Celah tenggah (Centercut), Mutu, (Quality).
Picture Profile
Merasakan, memahami, dan menikmati kopi dengan sekali "Sruput", dengan indra perasa kita masing - masing. Hingga malam ini (31/10; 21.00 pm) mendapatkan obrolan yang hangat dan menarik tentang Cupping Kopi Sumatera VS Bali Kintamani Beans. Bersama teman-teman kopikoe yang berpengalaman kita semua saling bertukar pikiran tentang penilaian karakteristik Kopi ini...
Tobe........
Reference : Buku Pintar Kopi (Ir. Edy Pangabean)
Thursday, February 16, 2012
3 Karakter Penentu Rasa Kopi
Kualitas biji kopi merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan
rasa sajian kopi yang dihasilkan. ada tiga karakter yang terdapat
dalam biji kopi dan menjadi penentu kualitasnya,
Karakter pertama : Keasaman
Jika anda penikmat kopi, maka keasaman atau biasa dikenal dengan acidity adalah karakter yang berhubungan dengan kecerahan kopi dan memberikan sensasi rasa yang lebih ’hidup’ di bagian tepi lidah anda. Karena itu, biji kopi yang baik memiliki keasaman namun dengan tingkatan yang rendah. Keasaman yang terlalu tinggi menyebabkan sajian kopi yang dihasilkan terlalu asam dan hal ini menyebabkan sajian kopi yang dihasilkan tidak lagi terasa nikmat.
Tingkat keasaman kopi ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah tempat tumbuh tanaman kopi dan pengolahan kopi. Kopi yang ditumbuhkan di dataran tinggi yang kaya akan mineral gunung berapi akan memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Terkait dengan pengolahan biji kopi, kopi yang diolah secara basah memiliki tingkat keasaman lebih tinggi secara signifikan daripada yang diolah secara kering. Selain itu, tingkat keasaman kopi juga tergantung pada tingginya suhu penyangraian, lama penyangraian, dan metode brewing.
Karakter kedua : Aroma
Saat anda menikmati kopi, maka anda akan menyadari bahwa aroma kopi merupakan karakter yang terpenting untuk spesifisitas kopi. Setiap jenis kopi memiliki memiliki atribut yang dapat menstimulasi indera penciuman, tak terkecuali kopi instan. Akan tetapi kopi instan sudah tidak lagi memiliki senyawa volatil yang menyebabkan penurunan dramatis sensasi rasa keseluruhan.
Aroma kopi yang diterima oleh indera kita terjadi melalui dua mekanisme, yaitu langsung dipersepsi oleh hidung ketika kita mencium aromanya sebelum kita meminum kopi dan secara retronasal. Mekanisme kedua terjadi bila kopi telah berada di mulut atau telah ditelan dan senyawa volatil yang terdapat pada kopi menguap ke atas memasuki saluran nasal.
Tahukah anda bahwa jumlah senyawa volatil yang ditemukan di kopi semakin meningkat setiap tahun? Jika saat ini jumlah senyawa volatil pada kopi menembus angka 800, bukan tidak mungkin jika di tahun-tahun mendatang jumlah ini akan meningkat terus. Wow, bagaimana bisa? Ya, hal ini seiring dengan bertambahnya waktu, maka metode analisis senyawa volatil semakin akurat dan sensitif. Oleh karena itu, dengan metode yang dikembangkan saat ini, ada kemungkinan masih ada senyawa yang belum teridentifikasi dan mungkin sudah menguap pada saat diekstrak.
Karakter ketiga : Body
Karakter ketiga penentu kualitas kopi adalah apa yang disebut sebagai body kopi. Body merupakan ”tekstur” pada kopi yang dapat anda rasakan dengan membiarkan kopi tetap berada di lidah dan menggosokkannya dengan langit-langit mulut. Body berkisar dari yang ringan hingga berat dan dipengaruhi pemanggangan kopi. Kopi yang dipanggang secara medium dan pekat akan memiliki body yang lebih berat dibanding dengan kopi yang dipanggang ringan.
SALAM KOPI KOE "SATU RASA SENIKMAT DAN SEMANTAP KOPI KITA"
Karakter pertama : Keasaman
Jika anda penikmat kopi, maka keasaman atau biasa dikenal dengan acidity adalah karakter yang berhubungan dengan kecerahan kopi dan memberikan sensasi rasa yang lebih ’hidup’ di bagian tepi lidah anda. Karena itu, biji kopi yang baik memiliki keasaman namun dengan tingkatan yang rendah. Keasaman yang terlalu tinggi menyebabkan sajian kopi yang dihasilkan terlalu asam dan hal ini menyebabkan sajian kopi yang dihasilkan tidak lagi terasa nikmat.
Tingkat keasaman kopi ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah tempat tumbuh tanaman kopi dan pengolahan kopi. Kopi yang ditumbuhkan di dataran tinggi yang kaya akan mineral gunung berapi akan memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Terkait dengan pengolahan biji kopi, kopi yang diolah secara basah memiliki tingkat keasaman lebih tinggi secara signifikan daripada yang diolah secara kering. Selain itu, tingkat keasaman kopi juga tergantung pada tingginya suhu penyangraian, lama penyangraian, dan metode brewing.
Karakter kedua : Aroma
Saat anda menikmati kopi, maka anda akan menyadari bahwa aroma kopi merupakan karakter yang terpenting untuk spesifisitas kopi. Setiap jenis kopi memiliki memiliki atribut yang dapat menstimulasi indera penciuman, tak terkecuali kopi instan. Akan tetapi kopi instan sudah tidak lagi memiliki senyawa volatil yang menyebabkan penurunan dramatis sensasi rasa keseluruhan.
Aroma kopi yang diterima oleh indera kita terjadi melalui dua mekanisme, yaitu langsung dipersepsi oleh hidung ketika kita mencium aromanya sebelum kita meminum kopi dan secara retronasal. Mekanisme kedua terjadi bila kopi telah berada di mulut atau telah ditelan dan senyawa volatil yang terdapat pada kopi menguap ke atas memasuki saluran nasal.
Tahukah anda bahwa jumlah senyawa volatil yang ditemukan di kopi semakin meningkat setiap tahun? Jika saat ini jumlah senyawa volatil pada kopi menembus angka 800, bukan tidak mungkin jika di tahun-tahun mendatang jumlah ini akan meningkat terus. Wow, bagaimana bisa? Ya, hal ini seiring dengan bertambahnya waktu, maka metode analisis senyawa volatil semakin akurat dan sensitif. Oleh karena itu, dengan metode yang dikembangkan saat ini, ada kemungkinan masih ada senyawa yang belum teridentifikasi dan mungkin sudah menguap pada saat diekstrak.
Karakter ketiga : Body
Karakter ketiga penentu kualitas kopi adalah apa yang disebut sebagai body kopi. Body merupakan ”tekstur” pada kopi yang dapat anda rasakan dengan membiarkan kopi tetap berada di lidah dan menggosokkannya dengan langit-langit mulut. Body berkisar dari yang ringan hingga berat dan dipengaruhi pemanggangan kopi. Kopi yang dipanggang secara medium dan pekat akan memiliki body yang lebih berat dibanding dengan kopi yang dipanggang ringan.
SALAM KOPI KOE "SATU RASA SENIKMAT DAN SEMANTAP KOPI KITA"
Friday, November 25, 2011
KOPI KOE ON AIR (BRAVA RADIO 103,8 fm)
Salah satu wujud eksistensi dan keseriusan KOmunitas PencInta Kopi nOEsantara (KOPI KOE) dalam dunia perkopian adalah dengan mengikuti atau sekedar mendatangi acara-acara yang berkaitan dengan dunia perkopian. Salah satunya ketika KOPI KOE diundang siaran oleh BRAVA RADIO 103,8 fm dengan tema acara "KOMUNITAS". Dihadiri juga oleh ibu Tuti Muchtar (ketua SCAI) dan Bapak Andreas Andrianto (owner CANGKIR COFFEE).
![]() |
| BRAVA RADIO 103,8 FM |
Suasana diruang siaran terlihat salah seorang anggota KOPI
KOE yang diberi kesempatan memperkenalkan KOmunitas PencInta Kopi nOEsantara
kepada pendengar setia brava radio. Terlihat juga ditemani oleh Ibu Tuti
Muchtar (ketua SCAI) dan Bapak Andreas Andrianto (owner Cangkir Coffee).
| RUANG SIARAN BRAVA RADIO 103,8 FM |
Beberapa kawan-kawan KOPI KOE ketika diundang siaran di
brava radio 103,8 fm dengan tema komunitas. Sedang berfoto bersama salah satu
penyiar brava radio dan bapak Andreas Andrianto (Owner Cangkir Coffee).
![]() |
| ANGGOTA KOPI KOE |
SALAM KOPI KOE
"SATU RASA SENIKMAT DAN SEMANTAP KOPI KITA"


8:32 PM
KOPI KOE
















